Dampak Euro 2008: Pasti Untung dan Peduli Lingkungan

(Tuesday, 27 Mei 2008) – Sukses penyelenggaraan dan ramah lingkungan. Euro green, Eropa yang hijau, bisa juga dimaknakan peduli lingkungan. Itulah janji Swiss dan Austria sebagai tuan rumah Euro 2008.

Contoh konkretnya adalah pembangunan Stadion Worthersee di kota Klagenfurt. Oleh pemerintah Austria, stadion itu diberi penghargaan Green Ball karena dianggap sangat ramah lingkungan.

Stadion Worthersee menggunakan pemanas air tenaga surya, teknologi pengontrol cahaya lampu, ventilasi, dan pemanas yang hemat energi. ”Contoh yang bagus. Fasilitas olahraga yang canggih, tapi tetap ramah lingkungan,” ungkap Josef Proll, Menteri Lingkungan Hidup Austria.

Fasilitas olahraga yang ramah lingkungan jelas membutuhkan dana besar untuk membeli teknologinya. Namun, Austria maupun Swiss yakin sepenuhnya bahwa keuntungan yang mereka peroleh, baik tangible maupun intangible, akan lebih besar dari investasi yang ditanam.

Dari studi yang dibuat Mastercard, yang dipublikasi Sport Business, event Euro 2008 akan berdampak pada ekonomi Eropa tak kurang dari 1,4 miliar euro (Rp 20,531 triliun).

”Dampaknya akan sangat positif bagi kedua negara khususnya dan Eropa pada umumnya. Pemasukan mengucur dari penjualan tiket pertandingan, perjalanan, makanan, merchandise, iklan, telekomunikasi, dll,” ungkap Prof. Chadwick, profesor strategi bisnis olahraga dan pemasaran olahraga dari Universitas Coventry, Inggris.

Bahkan Chadwick sudah menghitung bahwa satu pertandingan yang dimainkan entah di Swiss atau Austria senilai 42 juta euro (Rp 616 miliar). ”Pertandingan yang memiliki nilai bisnis besar adalah Prancis vs Italia di Zurich, Belanda vs Prancis, Italia vs Belanda, keduanya di Bern. Ketiga pertandingan di grup C itu akan memberikan dampak ekonomi Eropa tak kurang dari 168 juta euro,” kata Chadwick.

Tiru Jerman

Jika Austria-Swiss berkaca dari Jerman sebagai tuan rumah Piala Dunia 2006, keuntungan itu sudah di depan mata. Investasi pembangunan infrastruktur Jerman untuk Germany 2006 mencapai 4,6 miliar euro. Namun, dampak untuk perekonomian mencapai 12,5 miliar euro. Belum lagi terciptanya lapangan pekerjaan permanen mencapai 10-20 ribu.

Itu dari sisi fi nansial. Keuntungan tak terukur yang diperoleh Jerman adalah kepuasan para turis. Dari survei yang dilakukan, 90% merekomendasikan Jerman sebagai salah satu kota tujuan wisata Eropa. Para responden mengaku sangat puas menjadi tamu di kota-kota tuan rumah perhelatan Piala Dunia lalu.

Dari sisi ekonomi mikro, keuntungan besar dipetik Adidas, apparel resmi Germany 2006. Adidas-Solomon sukses menjual 1,7 juta kostum asli tim Jerman. Bola replika sukses dijual 15 juta. German Railways sukses mengangkut 15 ribu penumpang, sedangkan maskapai penerbangan Lufthansa mendapatkan tambahan 200 ribu penumpang.

Bagaimana dengan keuntungan di Austria? Dari berbagai estimasi, pendapatan Austria dari sektor turisme, media, dan telekomunikasi mencapai 600 juta euro. Dari laporan Sports Econ Austria, sektor pariwisata akan mengalami kenaikan 7%. Lapangan kerja baru yang tercipta lebih dari 10 ribu.

Phil Schaaf, seorang praktisi pemasaran olahraga, menyebutkan empat tren suksesnya bisnis olahraga masa depan. Empat hal itu adalah lokasi, fasilitas olahraga, asuransi atlet, dan ekspansi tim profesional. Ditambah dengan kemampuan memaksimalkan internet, maka sebuah negara dijamin tak akan rugi menggelar sebuah event internasional.

Dari segi lokasi, Swiss dan Austria jelas pantas menjadi tuan rumah. Infrastruktur pariwisata mereka tergolong jempolan. Fasilitas pertandingan juga berkelas dunia walau kapasitasnya terbatas. Tim dan bintang-bintang Eropa kelas dunia pasti menggunakan jasa asuransi. Ekspansi tim-tim profesional sepakbola ke seluruh belahan bumi adalah bagian penting dalam mata rantai industri olahraga.

”Juga jangan abaikan citra positif seperti mendukung kampanye pelestarian lingkungan hidup,” imbuh Schaaf.

Itulah yang ditangkap para pengambil keputusan olahraga di Austria-Swiss ketika memenangi bidding sebagai tuan rumah Euro 2008. Keuntungan yang mereka estimasi, sembari peduli lingkungan, jelas akan membuat citra positif dan tahan lama, long lasting.

Pundi-pundi devisa mereka pun akan terus menggembung beberapa tahun ke depan. Inilah buah dari pembangunan dengan konsep holistik dan one step ahead. eko@bolanews.com

Leave a comment

Filed under Artikel BOLA, Manajemen Olah Raga, Pemasaran Olah Raga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s